Motor Balap – Naluri, Ego dan Harga Diri

Sebuah barang yang bernama motor balap yang biasanya merupakan mainan seseorang yang memiliki naluri untuk menembus angin dengan kecepatan tinggi, biasa nya lekat dengan kata ego dan harga diri. Motor balap bukanlah sembarang mainan, sebab untuk memiliki mesin bengis seperti ini, mereka rela menghabiskan waktu, biaya, dan juga perhatian lebih kepadanya. Mengapa banyak orang yang ingin memiliki sebuah motor balap? apa manfaatnya?

Tak jarang saya pribadi menilai semuanya terlalu berlebihan, terlalu ego dan terlalu “over” menjaga harga diri, mengapa saya mengidentikan motor balap dengan semua hal tersebut?

Mungkin sobat juga pernah melihat bahkan mengalami sendiri terhadap hal yang namanya motor jenis ini, apa itu motor balap sendiri? bervariasi, jujur saya kagum terhadap banyak pembalap yang berprestasi yang terjun di arena balap motor resmi, mereka layak mengendarai motor balap karena itulah pekerjaannya, tapi tidak dengan para pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dijalan hanya untuk menunjukan “saya memiliki motor kencang bak motor balap” what??

motor-balap-sejati-nsr150sp

Honda NSR150SP – image : dreamgate.ne.jp

Perhatikanlah gambar disamping, dialah salah satu raja jalanan yang pernah melegenda di tanah air, meskipun hidupnya hanya sesaat di negara tercinta ini, tetapi siapapun akan menghormati sepeda motor ini, di lah Honda NSR 150 SP, memiliki mesin yang hanya berkapasitas 150cc saja, sepeda motor ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 39.5 PS pada putaran mesin 10,500 rpm, jangan salah, meskipun berkapasitas mesin kecil, motor balap asli pabrikan ini mampu menebas pengendara lain di jalan dan sanggup mengukir angka top speed melebihi 200 Km/jam, that’s awesome bike !!!

Salah jalan, terlalu egois, salah menilai harga diri dan salah memahami makna dari arti kata motor balap, itulah kata yang pantas saya berikan kepada mereka yang secara habis-habisan merusak motor standar mereka dengan menambahkan part racing demi mendapatkan motor balap versi mereka. Tidak ada yang salah jika mereka memang melakukan itu demi pekerjaan, kontes ataupun segala hal yang menyangkut dengan prestasi, tapi apa jadinya jika bertujuan demi kepuasan naluri semata.

Silahkan anda mengkritik saya, silahkan anda tidak setuju dengan pendapat saya, hanya saja saya ingin mengingatkan dan semoga ini menjadi sebuah tulisan “penyadar” bagi semua termasuk saya. Lihat saja kesimpulannya, jika anda banyak menghabiskan uang untuk merancang motor balap versi anda, alangkah baiknya jika uang itu anda gunakan untuk kepentingan sekolah, pekerjaan juga keluarga, itu lebih bermakna dan lebih bermanfaat menurut saya. Naluri dan ego boleh saja kita perhatikan, tetapi jangan berlebihan, jangan keterlaluan dan jangan melewati batas.

motor-suzuki-gsx-R1000

Suzuki GSX-R1000 – image : Suzuki official site

Jika sobat ingin memiliki sebuah motor balap, berjuanglah dan bekerjalah dengan giat supaya anda memiliki dana yang lebih untuk membeli sebuah motor “high end” versi asli pabrikan, tengok saja motor-motor dengan gen balap asli seperti Honda CBR1000RR, Suzuki GSX-R1000, Kawasaki Ninja ZX-10R yang memang dilabeli dengan motor kencang. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, jika anda mermimpi ingin memiliki motor balap seperti motor Yamaha R1, maka berjuanglah untuk mendapatkannya, ambilah satu diantara motor balap asli tersebut setelah anda memenuhi semua kebutuhan utama anda seperti kebutuhan sekolah, pekerjaan, ataupun keluarga anda, itu lebih bijak dan lebih saya hormati dari pada memodifikasi motor harian secara berlebihan yang sayang jika anda paksakan untuk merubah menjadi sebuah racing bike!!.

Apakah saya munafik tentang modifikasi motor? jujur saya hampir sama dengan pemilik sepeda motor lainnya, walapun si Ninja yang saya miliki dan sering diam di garasi ini memiliki power disekitaran 30 PS dan dapat berjalan melewati angka 150KM/jam, saya pun berencana untuk merubah sebagian bentuk aslinya dan mengganti beberapa part untuk menambah powernya, tapi perlu dicatat, semua akan saya lakukan jika memang saya butuhkan dan saya sanggup untuk bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan utama hidup saya.

Ah sama saja kalau begitu, tenang sobat, inti dari persoalan ini adalah tentang kata motor balap, ego dan harga diri. Sebagai penulis di blog motor ini,saya memodifikasi motor bukan untuk tujuan membuat sebuah motor balap, saya memodifikasi bukan untuk memenuhi ego saya karena saya peduli dan lebih mementingkan kebutuhan utama dan hal lain, saya juga memodifikasi bukan untuk harga diri karena harga diri itu beriringan dengan sikap kita, jika kita bertanggung jawab, santun di jalan dan tidak egois, niscaya anda tetap akan/lebih di hargai oleh orang lain juga keluarga anda ;-)

Jika anda berniat membuat/memodifikasi motor untuk menjelma menjadi sebuah motor balap, mulailah berbikirlah dewasa dan bijak, lebih baik anda membeli sebuah motor balap asli pabrikan semisal Suzuki GSX-R1000 yang memiliki power kitaran 155.2 bhp, tanpa modif, tanpa merusak speks asli, dan aman karena biasanya motor balap dengan gen asli memiliki tingkat safety yang lengkap semisal fasilitas rem ABS ataupun double-disc brakes. Ingat, modifikasi boleh saja, tetapi harus didalam lingkaran kata wajar, jangan berlebihan kecuali jika memang untuk urusan pekerjaan atau prestasi.

Apa sekarang yang ada dipikiran anda? ingat, motor balap bukan untuk ber egois ria di jalan raya dan tidak ada hubungannya dengan harga diri. Sekian ulasan dari blog motor kelas amatir ini, terima kasih sudah membuang waktu dengan membacanya, thinks smart :mrgreen:

About these ads

3 gagasan untuk “Motor Balap – Naluri, Ego dan Harga Diri

Komentar sobat di moderasi sebelum tampil, jadi sabar ya gan ^_^. Isi e-mail / URL / WEB yang valid untuk feedback admin. URL/WEB/link tidak valid gak usah isi gan, nama aja isinya. Nuhun dan salam persahabatan.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s