Sekilas Review Buku The Cashflow Quadrant

buku The Cash Flow Quadrant

buku The Cash Flow Quadrant

Ini hanya sekilas saja tentang review buku The Cashflow Quadrant nya Robert T. Kiyosaki. Jujur, inilah buku yang paling “lama” yang saya baca, buku The Cashflow Quadrant karangan Robert T. Kiyosaki ini menjadi buku yang paling susah untuk saya pahami secara menyeluruh. Berbeda dengan buku asli Indonesia seperti buku Percepatan Rezeki nya Pak Ippho, buku bule ini penuh dengan kata-kata asli bisnis dan d dalamnya masih terlalu banyak magic words yang masih belum saya pahami secara mendalam. Jadi jika tulisan review buku ini hasilnya kurang memuaskan bagi pembaca terutama sobat yang sedang membaca artikel ini, ya tolong ya di maafkan:mrgreen:

Awal mula saya kenal buku ini karena mungkin saya banyak membaca buku para bisnis man😛, dari banyak motivator yang saya tahu, baik lokal maupun internasional, banyak diantara mereka yang menyebut satu nama, dan nama orang hebat itu adalah Robert T Kiyosaki, sosok yang banyak menarik perhatian saya.

Flash back dulu, jika sobat pernah membaca buku Rich Dad Poor Dad, anda pasti kenal pengarangnya, ya dialah Robert T. Kiyosaki, sebagai info saja, buku Rich Dad Poor Dad adalah salah satu buku fenomenal dan menjadi buku paling laris di luar sana selama beberapa tahun, so sudah tahu kan kualitas penulis buku ini bukanlah orang sembarangan. Buku The Cashflow Quadrant ini adalah buku lanjutan dari buku Rich Dad Poor Dad, jadi sobat bisa membaca buku tersebut setelah buku yang saya review ini, atau yang mana saya terlebh dahulu tergantung minat he,, he,,.

Perhatikan gambar dari sampul buku yang saya foto diatas, disana terdapat gambar rumus E,S,B,I, golongan kiri adalah E dan S, sedang golongan kanan adalah B dan I, apa artinya itu?

Jadi, di dunia ini ada 4 tipe pekerja/pengusaha, Kiyosaki di buku The Cashflow Quadrant merekomendasikan kita supaya menjadi tipe B dan I, apa ya itu?

E = pekerja di tempat lain
S = pekerja sendiri (dokter, pengacara)
B = pemilik bisnis, pemilik sistem usaha sendiri
I = Investor

Tipe E dan S adalah tipe orang yang merasa aman di zona masing, masing, mereka merasa hidup sudah cukup jika sudah punya gaji bulanan atau pemasukan rutin, mereka tidak mau keluar dari zona aman mereka.

Berbeda dengan tipe B dan I. Tipe B adalah seorang owner bisnis, bukan/jarang bekerja untuk bisnisnya, memperkerjakan orang lain didalam sistem bisnisnya dan bebas kerja atau tanpa kerja karena sistem bisnisnya bekerja walau tanpa ada si owner tersebut. Sedangkan tipe I sebagai investor yang pandai membuat uang bekerja buat mereka.

Intinya, golongan kiri (tipe E dan S) akan bekerja seumur hidup dengan penghasilan yang segitu saja tergantung tingkat kerja masing-masing. Sedangkan golongan kanan tipe B dan I mereka akan sejahtera karena mereka memiliki banyak waktu untuk bersama keluarga, karena untuk menghasilkan uang, mereka tidak perlu terjun kelapangan, mereka bisa mengatur waktu bebas karena bagi tipe B (sistem bisnisnya) dan tipe I (investasi) nya bekerja menghasilkan uang meskipun mereka tidak bekerja, seperti itulah intinya.

Untuk mendapatkan kebebasan finansial, Robert T. Kiyoaski menyuruh kita untuk menjadi golongan kanan (tipe B dan I), apa saja yang harus kita lakukan untuk menjadi tipe tersebut? hmm baca sendiri kayanya lebih afdol deh:mrgreen:

“Sukses besar berhadapan dengan resiko besar dan keberanian besar, tetapi resiko tersebut bisa kita minimalkan jika kita tahu inti dari permainan the Cashflow Quadrant” mantap!!!!.

Oh ya sekedar info saja, buku ini masih murah kok, masih dibawah 100 ribu saja dan saya pikir membeli buku ini masih lebih berharga ketimbang untuk membeli tiket nonton bioskop.

Bukannya saya tidak mau sharing lebih mengenai buku The Cashflow Quadrant ini, tetapi jujur saja, buku ini terlalu banyak ilmu yang bisa dishare dan cukup tebel bosss !!!,  wajib di baca bagi siapa pun yang ingin merubah hidup. Semoga bermanfaat dan semoga kita dapat mengambil pelajaran dari sini. Silahkan bertanya sob..

21 thoughts on “Sekilas Review Buku The Cashflow Quadrant

  1. undip

    buku CASHFLOW QUADRAN membuka fikiran kita bahwa uang adalah alat dan tak boleh kita jadikan tujuan untuk dikejar. semakin uang dikejar semakin lelah, boros (waktu, energi, biaya) dan semakin miskin hidup seseorang. lalu apa yang kita kejar? yang kita kejar adalah aset. tapi jalankan itu semua sebagai game, sebagai permainan, sehingga kita tidak merasakan itu sebagai beban, tapi lebih sebagai mainan yang menyenangkan.

    Balas
  2. Ping balik: Rahasia Orang Sukses di Dunia Nyata | Motor SEO

URL/WEB/links yang tidak valid gak usah isi ya gan, nama aja isinya. Komentar tunggu approval momod ok ^_^..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s